FLASHINFO.ID Bisnis – Pengacara kondang Hotman Paris menyoroti tingginya pajak hiburan di Bali yang mencapai 40 hingga 75 persen. Menurutnya kenaikan pajak itu akan membunuh pariwisata di seluruh Indonesia.
“Di mana pun di dunia ini ga ada pajak hiburan segitu. Thailand sekarang pajak hiburannya berkurang cuma 5 persen. Dia baru mengurangi pajak alkoholnya 10 persen. Dubai free tag alkohol. Itu contohnya,” kata Hotman Paris di Denpasar, Kamis, 11 Januari 2023.
Dengan adanya Undang- Undang tentang kenaikan pajak hiburan sebesar 40-75 persen yang berlaku mulai Januari itu, kata Hotman yang akan dirugikan adalah negara dan rakyat. Pajak akan dibebankan kepada konsumen.
“Jangan dikira pengusahanya yang rugi. Kan itu akan dibebankan nanti kepada konsumen. Benar-benar tidak masuk akal. Pada hal corona kan baru selesai,” ucapnya.
Ia menjelaskan, jika ada kenaikan pajak maka harus ada timbal balik dari pemerintah seperti adanya fasilitas dan kemudahan. Dia mencontohkan jika di Denmark mempunyai pajak yang tinggi, akan tetapi pemerintah memberikan fasilitas gratis bahkan sekolah pun gratis. Selain itu Denmark juga bebas korupsi.
“Kalau pajak tinggi ok seperti di Denmark. Tapi semuanya gratis. Di Denmark semua gratis termasuk sekolah. Apapun gratis,” kata Hotman.
“Ga ada hujan ga ada angin tiba-tiba pajak hiburan dinaikkan,” ucapnya.
Pengacara kondang itu pun membeberkan jika grop pengusaha termasuk dirinya telah memulai investasi di Thailand, Vietnam, Malaysia dan Dubai.
” Kita sudah sewa tanah, sudah dapat tanah di Thailand dan Malaysia. Mau tidak mau,” jelasnya.

















