Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaInternasional

Indonesia Jadi Tuan Rumah Konggres The 39th Asia Pacific Academy of Ophthalmology

×

Indonesia Jadi Tuan Rumah Konggres The 39th Asia Pacific Academy of Ophthalmology

Share this article
Pembukaan acara The 39th Asia Pacific Academy of Ophthalmology (APAO) Congress di BNDCC-Nusa Dua - Foto: Istimewa
Example 468x60

FLASHINFO.ID Internasional – Indonesia menjadi tuan rumah Kongres Dokter Mata se-Asia Pasifik. The 39th Asia Pacific Academy of Ophthalmology (APAO) Congress digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua pada 22-25 Februari 2024.

APAO ke-39, yang diselenggarakan bersamaan dengan Pertemuan Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) ke-49, di Bali yang diikuti oleh 80 negara dari Asia Pasifik.

Pimpinan Kongres APAO 2024 Muhamad Sidik mengatakan, APAO 2024 yang bertema ‘Beyond All Limits’ bertujuan untuk mempersiapkan praktisi oftalmik masa kini untuk masa depan perawatan mata yang terus berkembang.

“Kongres ini tentunya akan menambah pengetahuan di seluruh spektrum oftalmologi,” kata Muhamad Sidik,di Bali, Kamis, 22 Februari 2024.

Presiden Akademi Oftalmologi Asia-Pasifik Prof. Ava Hosain menyampaikan, Kongres APAO 2024 di Bali mempertemukan para dokter mata dari seluruh dunia.

“Konggres menghadirkan sekitar 800 pembicara yang diakui secara internasional yang akan mempresentasikan karya terbaru dan inovasi ilmiah mereka di subspesialisasi utama mata,” jelas Prof. Ava Hosain.

“Diperkirakan jumlah kehadiran sekitar 5.000 delegasi yang sudah terkonfirmasi sampai saat ini,” imbuhnya.

Menurutnya, selain memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, kongres tahunan APAO juga memberikan kesempatan bagi para delegasi untuk membangun jaringan dan berkolaborasi dengan peserta konggres.

Selain itu, peserta juga dapat menikmati atraksi indah dan bersejarah, serta kuliner dan kehidupan malam di Bali.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, berharap kongres APAO bisa memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan oftalmologi di Indonesia.

“Indonesia saat ini sangat gencar dalam mengoptimalkan pengobatan mata terutama daerah-daerah terpencil, oleh karenanya Puskesmas yang ada di Desa-Desa diharapkan memiliki teknologi yang memadai dalam pendeteksian berbagai macam penyakit khususnya mata,” jelas Menkes Budi Gunadi.

Example 300250
Example 120x600