Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Amankan Mudik Lebaran, TNI-Polri Turunkan 155.165 Personel dalam Operasi Terpusat Ketupat 2024

×

Amankan Mudik Lebaran, TNI-Polri Turunkan 155.165 Personel dalam Operasi Terpusat Ketupat 2024

Share this article
Pj.Gubernur Bali SM Mahendra Jaya dan Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus Kadek Putra Narendra - Foto: Istimewa
Example 468x60

FLASHINFO.ID Nasional – Arus mudik lebaran 2024 diprediksi mengalami peningkatan dibandingkan Hari Raya Idul Fitri 2023.

Dari hasil survei Kemenhub RI tahun 2024 diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang atau meningkat 56,4% dibandingkan tahun 2023.

Berdasarkan survei indikator kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 mencapai 89,5% atau meningkat 15,7% dibanding tahun 2022.

Untuk itu, TNI-Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan Operasi Terpusat dengan sandi ‘Ketupat 2024’ yang melibatkan 155.165 personel, selama 13 hari mulai 4 hingga 16 April 2024.

Hal itu diungkapkan oleh Pj.Gubernur Bali SM Mahendra Jaya saat menbacakan Amanat Kepala Kepolisian RI Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung 2024, dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Denpasar pada Rabu, 3 April 2024.

“Operasi ini telah diawali dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan, pada 28 Maret hingga 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi pqda 17 hingga 23 April 2024,” kata Mahendra Jaya.

Dalam operasi ini, untuk pelayanan dan pengamanan utamanya pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian, telah dipersiapkan 5.784 pos, yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

“Tentunya, pos-pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal,” ucapnya.

Untuk penyeberangan laut, diprediksi pengguna kapal penyebrangan mencapai 10,65 juta orang.

Untuk itu masyarakat dihinbau menghindari antrean panjang saat menaiki kapal dengan menerapkan delaying system dan mendorong pembelian tiket secara online pada kantong-kantong parkir.

“Pastikan masyarakat mengetahui informasi terkait pelabuhan penyeberangan yang dapat digunakan sesuai jenis kendaraan,” imbuhnya.

Example 300250
Example 120x600