Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Delegasi World Water Forum Ke-10 Akan Saksikan Upacara Segara Kerthi

×

Delegasi World Water Forum Ke-10 Akan Saksikan Upacara Segara Kerthi

Share this article
Pantai di KEK Kura-Kura Serangan Bali - Foto: Flashinfo.id
Example 468x60

FLASHINFO.ID Nasional – Sebelum pelaksanaan gelaran internasional World Water Forum Ke-10 yang ajan berlangsung mulai 18-25 Mei 2024, masyarakat Bali akan menggelar upacara Segara Kerthi dalam event Bali Nice di Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Kura-Kura Bali.

Upacara ini menunjukkan bahwa masyarakat Bali memperlakukan dan menjaga air tidak hanya dari sisi fisik tata kelolanya, tapi juga hingga kehidupan spiritual.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bali akan mengajak para delegasi World Water Forum ke-10 menyaksikan upacara Segara Kerthi, sebagai simbol bahwa air merupakan komponen penting bagi kehidupan.

“Tata kelola air oleh masyarakat Bali sudah sejak turun temurun dilakukan berdasarkan kearifan lokal. Ini kekuatan budaya yang bisa menjadi contoh baik dan menarik bagi delegasi. Seluruh delegasi akan diajak menyaksikan upacara tersebut di Pantai Kura-Kura,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Konferensi Pers, Selasa, 7 Mei 2024.

Segara Kerthi mengandung makna air sebagai sumber alam tempat leburnya semua kekeruhan, yang harus dilestarikan dengan tidak melakukan pencemaran dan perusakan lingkungan serta menjaga nilai-nilai kesucian dan keasriannya.

Selain Segara Kerthi, kekuatan budaya lokal yang diyakini menjadi daya tarik delegasi adalah Tari Pendet oleh remaja putri saat tamu negara tiba.

Untuk tamu kepala negara, tarian tersebut bahkan dilakukan di depan tangga pesawat. Sedangkan delegasi lainnya dilakukan di pintu masuk gedung VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Dewa Indra memastikan seluruh rangkaian penyambutan tamu di World Water Forum ke-10 yang digelar pada 18–25 Mei 2024 tersebut akan terselenggara dengan lancar.

“Sejak H-2 nanti mulai dari kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga hotel dan jalanan-jalanan yang akan dilalui delegasi saat side event, penjor-penjor yang dalam masyarakat Bali menandakan penyambutan tamu agung sudah dipasang,” ujarnya.

Pemasangan Penjor sudah dilakukan sejak dari Gedung VVIP, pintu keluar bandara dan beberapa titik menuju penginapan delegasi di area Nusa Dua serta lokasi acara yakni, Area Nusa Dua, GWK, BTID, Museum Subak Tabanan, dan Jatiluwih.

Dikatakan Dewa Indra, kepercayaan dunia tersebut harus dibalas dengan persiapan matang hingga ke hal paling detail. Misalnya rambu lalu lintas, kebersihan, dan keindahan.

“Ini menjadi tanggung jawab yang besar bukan hanya untuk Bali, tapi Indonesia secara keseluruhan di mata dunia,” jelasnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) termasuk TNI/Polri dan pihak lain, hingga saat pelaksanaan terus dilakukan.

Dewa Indra juga mengajak masyarakat Bali saat Worold Water Forum ke-10 agar membatasi kegiatan di luar rumah untuk kelancaran dan kesuksesan kegiatan.

Example 300250
Example 120x600